
Mengatur Suhu dengan Tepat pada Oven Berbasis AI
Lupakan saja termostat model lama. Alat tersebut terlalu lambat dalam merespons perubahan suhu. Jika Anda menginginkan oven yang benar-benar cerdas, Anda membutuhkan sistem pemanasan inframerah berkecepatan tinggi.
Itulah sebabnya kami menggunakan tabung kuarsa. Tabung ini dapat bereaksi secara instan. Pada oven berbasis AI, kecepatan sangat penting. Kecepatan inilah yang menentukan apakah produk yang dipanggang akan memiliki kulit luar yang renyah atau malah hangus akibat oven membutuhkan waktu terlalu lama untuk menyadari bahwa suhunya sudah terlalu tinggi.
Bagaimana Cara Kerja Tabung Kuarsa
Rahasianya adalah dengan mengalirkan arus listrik ke filamen tungsten yang berada di dalam kaca silika berkualitas tinggi. Hal ini menciptakan radiasi inframerah berfrekuensi rendah.
Sebagian besar oven hanya memanaskan udara saja, tanpa memastikan suhu yang tepat. Tidak demikian halnya dengan oven berbasis AI. Tabung kuarsa mampu mengirimkan energi langsung ke makanan yang dipanggang.
Yang paling baik adalah tidak adanya keterlambatan dalam proses pemanasan. Begitu sensor AI memberikan perintah “berhenti” atau “tambah daya”, panas akan segera bereaksi.
Tidak Ada Solusi Universal
Kami tidak menggunakan tabung yang sama untuk setiap mesin. Cara ini tidak efektif.
Tergantung pada ukuran oven, kami menyesuaikan panjang dan daya yang digunakan. Mengapa? Karena tak ada yang mau melihat adanya “titik dingin” saat memanggang.
Namun, Anda harus berhati-hati. Jika Anda meningkatkan daya tanpa memberi kesempatan pada sistem untuk mendingin, maka Anda akan menimbulkan masalah. Bisa jadi seluruh komponen oven rusak atau papan kontrolnya terbakar. Ini merupakan keseimbangan yang rumit.
Kekurangan dan Cara Mengatasinya
Masalahnya adalah tabung kuarsa mudah rusak. Meskipun tabung ini mampu menahan suhu yang sangat tinggi, ia tidak tahan jika dipaksa atau ditekan. Jika tabung dipasang terlalu ketat, ia akan patah begitu panas dan mengembang.
Kami menggunakan klip pegas yang fleksibel sebagai pengganti cara pemasangan tradisional. Dengan cara ini, tabung kuarsa dapat “bernapas” saat mengembang dan menyusut. Dengan cara ini, tabung kuarsa dapat bertahan selama ribuan siklus pemakaian. Hanya saja, jangan pasangnya terlalu ketat.